Polresta Sidoarjo Tangkap Pengedar Narkoba Dan Pencuri Sepeda Motor.

Tersangka saat digiring je Mapoloresta Sidoarjo

Metro Soerya.net. Sidoarjo – Anggota Satreskoba dan Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba dan seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Kedua tersangka ditangkap di area Sidoarjo kota.

Satreskoba Polresta Sidoarjo berhasil menangkap Takim (43th) warga  Desa Trucuk Bojonegoro. Tersangka ditangkap di sebuah warnet di Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo Kota, yang akan melakukan pesta narkoba.

Satreskoba Kompol Sugeng Poerwanto mengatakan, mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwasanya lokasi warnet tersebut akan ada pesta narkoba. Selanjutnya anggota gabungan Satreskoba dan Satrekrim Polresta Sidoarjo menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan kemudian anggota opsnal melakukan penggledahan terhadap Takim. Dari tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa 8 poket sabu seberat 1,9 gram yang disimpan di saku jaket sebelah kiri pelaku.

“Pada saat dilakukan penggledahan terbukti tersangka ini membawa sabu yang di kemas dialam plastik seberat 1,9 gram, dan tersangka ini akan di jerat pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman 4 hingga 12 tahun penjara,” kata Sugeng kepada wartawan, Selasa (14/8/2018)

Dalam waktu yang bersamaan Satreskrim juga berhasil menangkap Zainul Arifin (29th) warga Desa Bulu Sidoakare Kecamatan Kota Sidoarjo. Tersangka di tangkap karena telah melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di lima TKP.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, secara bersamaan di dalam warnet juga ada seorang yang bernama Zainul Arifin serta satu unit sepeda motor. Setelah di lakukan penggledahan ternyata sepeda motor tersebut tidak memilik surat-surat (bodong).

“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ternyata sepeda motor yang di bawa oleh yang bersangkutan ini sepeda motor hasil curian. Tersangka ini mencuri sepeda motor, hanya mencari kelengahan pemiliknya yang kunci sepeda motornya masih menempel di sepeda motornya,” kata Kompol Mohamad Harris di Mapolres

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, Zainul tidak terbukti membawa sabu. Namun  Zainul mengakui, dirinya telah melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor di lima lokasi. Dalam menjalankan aksinya di bantu oleh J dan U yang sekarang jadi DPO Polresta Sidoarjo.

“Tersangka ini akan di jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” jelas Harris.

Harris menjelaskan lebih lanjut, tersangka setelah mendapatkan barang curianya di jual melalui online. Dengan harga antara Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta. Dan hasil curiannya di belikan sebuah Hp. Dan kami harapkan untuk masyarakat lebih berhati-hati, apabila meninggalkan sepeda motornya sebaiknya di kunci dengan baik, pungkasnya (yun)