Semarak Merah Putih Warga Binaan Rutan Medaeng Sidoarjo

Metrosoerya.net-Sidoarjo
Semarak Merah Putih Warga binaan Rumah tahanan Klas I Surabaya dan Rutan Klas II A Perempuan Surabaya di meriahkan dengan tarian poco poco dance. Kegiatan ini serentak di lakukan di seluruh Indonesia, khususnya di rutan Medaeng Jawa Timur kegiatan berlangsung sukses dan konduksif

Sejumlah petugas juga bersiaga mengawal kegiatan warga binaan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban yang tidak di inginkan.

Acara ini merupakan bagian dari Kegiatan yang tidak hanya bertujuan menyemarakkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana berekspresi para penghuni rutan sekaligus sebagai wadah hiburan setelah warga binaan berhasil memecahkan rekor Muri dunia.

Dengan Mengusung tema Semarak Merah Putih Rekor Muri 2018-Poco Poco Dance. Acara di hadiri oleh Ketua Kanwil Kemenkumham Jatim Dr. Susy Susilawati, SH., MH. Kepala Rutan Bambang Haryanto dan segenap jajaran Petugas Rutan Medaeng beserta warga binaan.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan acara ini di gelar di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Rekor Muri dunia,khususnya rekor yang di dapatkan oleh Jawa Timur,”kata Ketua Kanwil.

“acara ini di gelar di seluruh Indonesia, tujuan dari acara ini yang pertama adalah kita mau memperlihatkan bahwa di lapas dan rutan itu ada pembinaan dan dalam pembinaan tersebut ada macam-macam sisi yang di terapkan seperti sisi pembinaan ketrampilan dan pembinaan seni kebudayaan. Untuk yang kedua kami juga membentuk pasukan merah putih didalam warga binaan,dengan melakukan bakti sosial.”

“Dimana bakti sosial ini di lakukan oleh warga binaan sendiri dengan turun kelapangan,keluar untuk memperbaiki tempat-tempat ibadah misalnya,juga MCK ataupun pos-pos lain,”terang Ketua Kanwil Susy.

Harapannya kepada semua narapidana atau warga binaan lapas dan rutan bisa memupuk rasa Merah Putih, Sukses dan solid dalam berbangsa dan bernegara.”Kita Yakin Pasti Bisa” seru Ketua kanwil sebelum menutup acara jumpa pers.(Ratna Lopez)