Festival Warung Ublik,Kreasi dan Inovasi Desa Pujon Kab. Malang

Metrosoerya.net-Malang,  Kreasi dan inovasi yang dihadirkan Desa Pujon Kidul memang patut diadopsi desa-desa lainnya. Selain menghadirkan Café Sawah, event rutin bernama Festival Warung Ublik juga konsisten dihadirkan.

Tahun ini adalah tahun ketiga event tersebut digelar. Seperti namanya, event yang tersaji sejak Senin 13 agustus 2018 hingga hari ini 15 agustus 2018 itu menawarkan sejumlah sensasi.

Setiap pengunjung seolah-olah diajak kembali ke masa lalu. Kesan-kesan jadul jaman dahulu sengaja dihadirkan. Stan jualan tampak dipenuhi dengan hiasan jerami dan bambu. Beragam jajanan tempoe dulu juga dijual. Festival ini sebagai pilihan lain (wisatawan), Jadi mereka bisa betah berlama-lama di sini.

Di tiga hari pelaksanaan event, sudah lebih dari 6.000 orang yang berkunjung ke sana. Dari jumlah tersebut memperkirakan ada perputaran uang Rp 150 juta. Angka itu dihitung dari rata-rata pendapatan tiap stan. Satu stan rata-rata memperoleh Rp 1,5 juta–Rp 2,5 juta per hari.

Total ada 20 stan yang tersedia. Semuanya adalah milik warga Desa Pujon Kidul. Semakin banyak masyarakat yang tertarik akan semakin bagus, dan nantinya mereka (warga desa) juga bisa semakin berkembang. (Ratna Lopez)