Berwawasan Luas, Mahasiswa Stikes Anwar Medika Bentuk Karakter.

Khofifah Indar Parawansa bersama Mahasiswa, Pengurus RS Anwar Medika dan Kapolsek Balungbendo

Sidoarjo-Metrosoerya.net,  Ratusan Mahasiswa Stikes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo Sidoarjo menggelar Rapat Senat Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2018/2019. Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jatim terpilih Khofifa Indar Parawansa selaku narasumber, Rabu (29/8/2018).

Rapat Senat Terbuka tersebut bertempat di Auditorium Kampus Stikes Anwar Medika Desa Semawut, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo. Rapat tersebut dihadiri oleh Khofifa Indar Parawansa dan Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko, SH, Msi selaku narasumber, selain itu, juga dihadiri oleh Pengurus teras Rumah Sakit Anwar Medika.

Sebelum Khofifa memberikan wawasan, mahasiswa diberikan wawasan kebangsaan terlebih dahulu oleh Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko.

Dalam pemaparannya Kapolsek menghimbau kepada seluruh mahasiswa supaya ditanamkan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila sebagai sumber dari segala sumber, dan sebagai idiologi bangsa yang fundamental, untuk diterapkan pada grasroot dalam tatanan kehidupan sehari-hari.

“Memang sangat penting untuk ditanamkan wawasan kebangsaan sedini mungkin kepada generasi muda, untuk merasa memiliki NKRI. Jangan sampai terpengaruh serta tergiur oleh faham dan ajaran radikalisme yang menyesatkan”, kata Sutriswoko kepada Metro Soerya.net, selepas memberikan pemaparannya,

Selain itu, Kapolsek juga menghimbau kepada mahasiswa baru Stikes Anwar Medika jauhi narkoba, karena dapat merusak generasi muda. Melalui wawasan kebangsaan ini, mereka faham dan mengerti pentingnya bela negara dan cinta tanah air Indonesia, pungkas Kapolsek Balongbendo.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa dalam pemaparannya di era gadget sangat banyak informasi yang bisa didapatkan melalui internet dan sejenisnya.

“Mahasiswa harus membuka pikiran seluas-luasnya, you have to open mind. Apalagi era digitalisasi sekarang ini, harus diadakan perubahan-perubahan dan inovasi-inovasi kalau tidak, cepat atau lambat akan tergilas, kata Gubernur Jatim terpilih periode lima tahun kedepan.

Salah seorang mahasiswi yang ikut dalam Rapat Senat Terbuka tersebut mengatakan, kegiatan ini sangat positif bagi mahasiswa, baik itu wawasan kebangsaan maupun pemaparan tentang era digitalisasi.

“Sebagai mahasiswa untuk bisa membuka pikiran seluas-luasnya, karena banyak cara untuk mendapat informasi, melalui internet, buku-buku dll. Dan itu untuk kemajuan bangsa”, pungkas Ria Regar (20th) mahasiswa semester lima. (yun)