Kodim 0212/ TS Bantu BNN Musnahkan Ladang Ganja di Tor Sihite

Mandailing Natal, (METROSOERYA.NET) – Kodim 0212//TS bersama BNN Pusat melaksanakan pemusnahan lahan ganja di Tor Sihite, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis, 30 Agustus 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0212/ TS Letkol Arm Azhari, Brigjen Pol Viktor Dir Narkotika BNN Pusat, Kabid Brantas BNNP AKBP Agus Halimuddin, Kombes Pol Jekson lapongan penyidik Deputi Brantas BNN Pusat Kombes Pol Giri dari Bareskrim Polri, Kepala BNNK kab Madina, Dan Ramil 14/Ktn berserta 9 orang anggota dari Dim 0212/TS, Kasat Narkoba polres Madina Akp Rusli beserta 13.orang anggota, Anggota BNNK Madina 20.orang dan masyarakat desa Simandolam kecamatan Kotanopan 15 orang.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 05.30 WIB dengan pengecekan awal bertempat di Hotel Rindang, Kelurahan Dalan Lidang, Kabupaten Madina.

30 Menit kemudian, tepatnya pukul 06.00 WIB rombongan berangkat dari Hotel Rindang menuju SPBU Kotanopan sebagai titik kumpul kedua dan melanjutkan perjalanan menuju desa Simandolam Kec. Kotanopan. Untuk sampai di desa Simandolam butuh waktu 2 jam.

Usai pengecekan terakhir, tepat pukul 09.00 WIB rombongan melanjutkan perjalanan menuju sasaran.

Rombongan tiba di lokasi lahan ganja tepatnya di Tor Sihite pada pukul 12.15 WIB. Selanjutnya, mereka mencabuti ganja yang ditemukan sekitar 4,5 Ha dan 1 Ha sudah dipanen.

Pohon ganja yang ditemukan di lokasi tersebut bervariasi. Ada yang tingginya sekitar 1.5 meter siap panen dan ada bibit pohon ganja yang siap ditanam.

Adapun jumlah batang seluruhnya sekitar 27 ribu batang dan dimusnahkan di lokasi.

Usai pemusnahan ganja, rombongan kembali pulang. Sampai di desa Simandolam, kec Kotanopan, kab Madina pukul 17.30 WIB, Sebelum kembali ke kesatuan masing-masing, dilakukan cek terakhir personil terlebih dulu.

Dandim 0212/ TS Letkol Arm Azhari mengatakan bahwa “Satuannya siap mendukung dan  mengerahkan prajurit untuk memusnahkan narkoba  termasuk ganja karena barang haram tersebut musuh bangsa dan negara”, kata Dandim. (Rtyn Prima)