Danrem 022/PANTAI TIMUR Pimpin Pelaksanaan Tari Gemu Famire di Lapangan Makorem 022/PT

(METROSOERYA.NET) – Sebanyak 2.500 orang terdiri gabungan TNI, Polri, PNS, Persit, pelajar, Pemda Simalungun dan Pematangsiantar serta ormas berhasil memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (Muri) dengan tarian Gemu Fa Mi Re. Tarian yang berlangsung di Lapangan Makorem 022/PT, jalan Asahan KM 3.5 Pematangsiantar, Selasa (4/9/2018).

Tarian Gemu Fa Mi Re yang secara serentak diseluruh wilayah Indonesia, tak hanya dilakukan di lingkungan Mabes TNI saja. Namun, tari Gemu Famire dalam rangka peringatan HUT TNI ke-73 saat ini, juga berlangsung di seluruh jajaran TNI.

Komandan Korem (Danrem) 022/PT Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP, M. Han menuturkan, tarian Gemu Fa Mi Re yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan HUT ke-73 TNI Tahun 2018 dan diikuti oleh seluruh jajaran TNI, Polri dan komponen masayarakat.

Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP, M. Han juga menjelaskan bahwa seluruh jajaran Korem 022/PT melaksanakan kegiatan tersebut di wilayah masing masing sehingga terdapat enam titik daerah di wilayah tugasnya yang saat ini menggelar kegiatan yang sama dalam rangka pemecahan rekor MURI tersebut.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem (Ka Penrem) 022/PT Mayor Inf Djarwadi mengatakan, pemecahan rekor Muri  Tari Gemu Famire untuk wilayah Korem 022/PT dilaksanakan secara gabungan dengan Rindam I/BB, Yonif  122/TS, Kodim 0207/Simalungun dan didukung oleh Polres Simalungun dan Pematangsiantar, serta Pemda yang mengerahkan seluruh pelajar di wilayah simalungun dan Pematangsiantar.

Kapen juga menambahkan bahwa “Tarian ini merupakan salah satu budaya atau tarian asli Indonesia yakni dari Maumere Flores Nusa Tenggara Timur (NTT). Gerakan ini cukup sederhana dan namun sangat menghibur sehingga bisa menjaga dan meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh kita secara fisik maupun psikis,”. (Rtyn Prima)