Korem 101/Antasari: Tari Gemu Famire Berhasil Pecahkan Musium Rekor Indonesia (MURI)

Banjarmasin. (METROSOERYA.NET) – Gemu Famire berhasil memecahkan rekor MURI. Tari tersebut digelar secara serentak diseluruh Indonesia Selasa (4/9/2018) pukul 08.00. Wita. Diwilayah Banjarmasin sendiri tari Gemu Famire dilaksanakan di lapangan 17 Mei Banjarmasin,untuk Banua Enam di pusatkan di lapangan Dwi Warna Barabai dan juga dilaksanakan di Kotabaru.

Lapangan sepak bola 17 Mei Banjarmasin penuh dengan pakaian coklat muda yang biasa dikenakan oleh anggota Korem 101/Antasarimelaksanakan olahraga dan kaos hijau yang dikenakan oleh para Istri Prajurit TNI, mereka dengan semangat melakukan tari Gemu Famire yang diselenggarakan oleh Korem, hadir juga dalam tari tersebut Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin beserta anggota dan jala senastri, Danlanud Samsudin Noor beserta anggota dengan Viagarini serta tak luput pula anggota dari Polda Kalsel, Satpol PP, FKPPI, Siswa SMA dan lainnya.

Kondisi cuaca yang cukup terik tidak menyurutkan semangat para peserta tari tersebut, mereka dengan penuh semangat mengikuti gerakan tari Gemu Famire yang cukup dikenal di masyarakat Indonesia, terlebih tari ini selain gerakan yang indah mudah untuk di ingat, juga suara musik yang dapat membakar semangat bagi yang mendengarnya.

Komandan Korem 101/Antasari (Danrem) Kolonel Inf Yudianto Putrajaya mengatakan, “bahwa hari ini Selasa (4/9) tari Gemu Famire dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, untuk diwilayah Kalsel sendiri dilaksanakan di Banjarmasin, Barabai meliputi wilayah Banua Enam dan Kotabaru, setelah beberapa hari kita melakukan latihan hari ini merupakan puncak pelaksanaannya dan dapat dilaksanakan secara tertib dan maksimal, mengenai jumlah secara keseluruhan nanti akan di himpun diseluruh Indonesia berapa jumlah pastinya oleh Mabes TNI sedangkan untuk diwilayah Banjarmasin mencapai 6000 orang” sebutnya.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT TNI yang ke 73,disamping itu juga ada kegiatan pameran nanti untuk menghibur masyarakat ,intinya keberadaan TNI harus bermanfaat bagi masyarakat tegas Danrem 101/Antasari kolonel inf Putrajaya. (Rtyn Prima)