SAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA 2018 PEMDES DESA PLESUNGAN AGENDAKAN BERAGAM FESTIVAL

BOJONEGORO, Metrosoerya.net – Salah satu momen penting dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia adalah peristiwa lahirnya Sumpah Pemuda.
Hari sumpah pemuda ditetapkan pada tanggal 28 Oktober 1927 dimana pada hari itu adalah awal kebangkitan pemuda-pemudi untuk memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Karena salah satu alasan kenapa kita saat ini bisa merasakan kebebasan adalah karena gelora semangat pemuda pemudi pada zaman penjajahan yang tak kenal lelah mempertahankan dan merebut wilayah NKRI dari tangan penjajah.

Sumpah pemuda kini memasuki tahun ke – 90 sejak di deklarasikan.
Artinya, peristiwa tersebut bukan lagi momen seumur jagung.
Pada tahun yang tak lagi muda ini,Sumpah Pemuda ternyata masih eksis, di kenang serta mendarah daging.Namun, di era kini,lawan anak muda Indonesia bukan lagi penjajah asing semata, melainkan tantangan zaman yang kian beragam.
Mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi hingga hal-hal yang mendukung kokohnya sebuah bangsa.Berangkat dari itu, perayaan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2018 nanti akan di selenggarakan dengan konsep berbeda.

Contoh di Desa Plesungan Kecamatan Kapas BOJONEGORO ini misalnya, Karang taruna dan Pemdes dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda nanti berencana untuk mengadakan bermacam dan beragam festival yang meliputi semua aspek pemuda pemudi dari dalam maupun luar Desa mereka.
Adapun serangkaian agenda yang telah di buat adalah, Bazar rakyat, Lomba oklik, Pentas seni, Mlaku bareng wong Plesungan dan Lomba selfie, yang nantinya mulai tanggal 25 – 28 Oktober.

Saat di temui, H.MOH.CHOIRI Kepala Desa Plesungan Kecamatan Kapas BOJONEGORO menyampaikan “kegiatan seperti ini sudah dari dulu di lakukan oleh Karang taruna dan Pemdes untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda di setiap tahunnya” (08/10/2018)

Bahkan untuk peserta lomba-lomba yang turut ikut dalam festival ini selain pemuda pemudi setempat banyak juga dari pemuda pemudi dari luar Desa bahkan ada yang dari Wilayah Tuban” imbuhnya.

Diharpakan dengan adanya semua rangkaian kegiatan perlombaan dan festival yang mereka buat, nantinya bisa menjadi Pemersatu pemuda pemudi di Wilayah Bojonegoro ini agar tetap menjaga Solidaritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai Persatuan Indonesia. (yossi)