Personel Umat Hindu Kodim 1626/Bangli “Ngayah” di Pura Kehen

(Metrosoerya. net) – Serangkaian kegiatan dalam rangka Piodalan di Pura Kehen Bangli yang jatuh pada Purnama tanggal 24 Oktober 2018 mendatang memang telah disiapkan oleh masyarakat Cempaka Bangli.

Namun demikian sejumlah komponen masyakarat sudah mulai melaksanakan kegiatan gotong royong (Ngayah) untuk menyiapkan berbagai sarana yang akan digunakan pada saat piodalan.

Demikian halnya yang dilakukan oleh Personel Umat Hindu Kodim 1626/Bangli turut berpartisipasi melaksanakan gotong royong (Ngayah) di Pura yang sangat bersejarah di Kabupaten Bangli tersebut.

Kegiatan gotong royong (Ngayah) dipimpin Ketua Umat Hindu Kodim 1626/Bangli Kapten Chb Komang Gita bersama sejumlah Personel Kodim Bangli yang beragama Hindu, Kamis (11/10/2018).

Menurut Ketua Umat Hindu Kodim 1626/Bangli seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yaitu Bakti TNI dengan tujuan untuk mendekatkan TNI dengan masyarakat.

Diharapkan dengan kegiatan gotong royong dalam menyiapkan sarana upacara hubungan antara  Personel Kodim 1626/ Bangli  dengan masyarakat semakin  terjalin dengan harmonis.

Disisi lain diharapkan Umat Hindu akan mendapatkan atau menambah  pengetahuan tentang alat-alat atau sarana prasarana yang akan digunakan melengkapi upacara adat sebagai budaya Bali yang adi luhung.

Suasana kekeluargaan nampak terlihat antara TNI dan Masyarakat yang hadir dalam kegiatan gotong royong.

Adapun kegiatan gotong royong kali ini yaitu membuat sarana upacara seperti katik sate, klakat dan sarana upacara yang lainnya.

Sementara itu Jero Gede Kehen menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 1626/Bangli yang telah melaksanakan kegiatan ngayah bergotong royong bersama warga. Semoga kita semua mendapat lindungan dan wara nugraha dari Ida Sang Hyang Widhi/Tuhan Yang Maha Esa terhadap kegiatan yang sudah dilakukan dengan penuh kebersamaan tersebut. (Rtyn Prima)