Pemilihan RW 03 Dusun Popoh Kec. Wonoayu Menjadi Pilot Project.

Metro Soerya.net. Sidoarjo – Sebanyak 130 kepala keluarga ikut mencoblos  pemilihan Ketua Rukun Warga 03 (RW) Dusun Popoh, Desa Popoh Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, dari 144 kepala keluarga yang terdaftar sebagai hak pilih. Pemilihan secara langsung ini yang pertama kali dilaksanakan di dusun tersebut, Minggu siang (21/10/2018)

Beberapa minggu sebelumnya, panitia sudah mensosialisasikan kepada seluruh warga RW 03 terkait pemilihan yang dilakukan secara langsung. Hal ini menjadi Pilot Project bagi RW yang lain di Desa Popoh khususnya, dan di Kecamatan Wonoayu umumnya. Pemilihan langsung ini mendapat aprisiasi dari warga maupun dari pemerintahan desa, yang selama ini menghendaki pemilihan langsung, yang sesuai dengan hati nuraninya.

Guna menarik animo warga untuk datang dan memberikan hak suaranya, panitia menyediakan puluhan doorprize yang menarik hadianya berbagai macam jenisnya. Sedangkan dana untuk perhelatannya yang mencapai jutaan rupiah warga menggali sendiri yaitu dengan swadaya warga.

Salah seorang ketua panitia Widi Subianto mengatakan, di Dusun Popoh baru pertama kali pemilhan setingkat RW dilaksanakan secara langsung, yang melibatkan warga untuk mencoblos langsung bukan melalui perwakilan RT. “Model seperti ini yang dikehendaki oleh warga, mereka dapat memberikan haknya secara langsung. Ini awal percontohan dan menjadi tonggak sejarah bagi Desa Popoh, yang sebelumnya pemilhannya diwakilkan oleh pengurus”, kata pria berumur 38 tahun.

Sesuai dengan peraturan, pemilihan secara demokratis ini, warga bisa memberikan hak suaranya mulai jam 08.00 Wib dan ditutup jam 12.00 Wib, sedangkan penghitungannya dimulai jam 13.00 Wib, sebelumnya dilaksanakan undian doorprize yang nomornya terdapat pada urutan nomor pencoblosan.

Moh Riduwan (45th) Plh Desa Popoh yang langsung ikut menyaksikan jalannya pemilihan tersebut mengungkapkan, merespon dan mendukung sepenuhnya yang dilakukan oleh warganya melaksanakan pemilihan RW secara lansung, “Ini gebrakan yang pertama kali di Desa Popoh, semoga menjadi contoh di RW lain, dan warga bisa memberikan hak suaranya secara lansung kepada pilihannya, tanpa ada kecurigaan yang mendasar, transparan dan fair,” ungkapnya.

Dari hasil penghitungan suara, no urut 1 Budiono  mendapat 31 suara, no, urut 2 Anang Kriswanto 21 suara, no urut 3 Selamet Riyadi 64 suara dan suara tidak sah sebanyak 14 suara.

Salah seorang pemilih mengatakan, warga menghendaki pemilihan secara langsung, “Ini yang diminta dan kehendaki warga RW 03, minta sedetil-detilnya, jadi tidak ada rasa kecemburuan, semoga kedepannya jauh lebih baik lagi”, kata Mariana (48th) warga Rt 01.

Sementara itu, Ketua RW terpilih Selamet Riyadi (55th) menandaskan, ia akan melaksanakan sesuai dengan visi dan misi ketika saat pencalonannya, “Kami akan melaksanakan sesuai dengan visi dan misi kami. Administrasi transparansi dan bersama-sama warga membangun lingkungan supaya lebih baik dan maju lagi”, tandasnya.

Perhelatan ini mendapat pengawalan dari LSM Matras, aparat kepolisian Polsek Wonoayu dan Linmas. Acara berjalan dengan tertib, aman, kondusif penuh kekeluargaan, keakraban dan guyub.

Perlu diketahui, beberapa hari yang lalu juga dilaksanakan pemilihan ketua RW 07 yang dilaksanakan tidak secara langsung, melainkan dengan perwakilan pengurus RT, diduga ketua panitia diintervensi oleh salah seorang, yang sengaja untuk menjatuhkan salah satu calon, sehingga tidak fair. (yun)