Kapolres Bangkalan Cangkrukan Kamtibmas Bersama Komunite Public Speaking di Ponpes Salafiyah Imariyah

Bangkalan -Metrosoerya.net,
Untuk Menjaga hubungan dengan berbagai pihak  perlu dilakukan untuk menjamin dan memastikan bahwa kegiatan masyarakat berlangsung aman dan lancar tanpa adanya hambatan yang bisa menyebabkan kericuhan dan kegaduhan yang mengganggu kondusifitas lingkungan bermasyarakat.
Kehadiran Kapolres Bangkalan
AKBP Boby Pa’ludin Tambunan S.I.K., M.H. berada di tengah-tengah pelaksanaan Pendidikan & Latihan (Diklat komunitas public speaking ke-V UTM) di Pondok pesantren Salafiyah imariyah, Ds. Labang, Kec Sukolilo, Kab Bangkalan pada Sabtu malam kemarin, (20/10/18).
Dalam cangkrukan bersama mahasiswa UTM ini, turut pula mendampingi mantan Kasubdit III Jatanras Polda Jatim tersebut yakni Kapolsek Sukolilo AKP Abd. Hamid, S.H., Plt Kasubbaghumas Polres Bangkalan IPTU Suyitno, S.H., M.H., Pembina Komunitas Public Speaking Taufik Hidayah, S.Ikom, dan juga Ketua Umum Komunitas Public Speaking MOH. Sofan Ayadhy. Dalam sesi cangkrukan tadi malam, orang nomor satu di Kepolisian Resort Bangkalan tersebut berpesan bahwa pelaksanaan Pendidikan & Latihan (Diklat komunitas public  speaking ke-V UTM) selama 3 hari ini, benar-benar dilaksanakan dengan baik & serius sehingga nantinya pelajaran atau pun ilmu yang diterima dapat diaplikasikan di lapangan dan akan mencetak para Publik Speaking yang handal & berkualitas di masa yang akan datang.
Tak hanya itu saja, pria yang akrab disapa AKBP Boby ini memiliki harapan yang diantara menjadi orang sukses, yang salah satunya bisa menjadi Penyiar atau Reporter yang baik, yang dapat menyampaikan hal-hal yang positif & edukatif, yang salah satunya penyampaikan pesan-pesan untuk menjaga kamtibmas sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.
Dalam pesannya yang terakhir, AKBP Boby berharap kepada para generasi muda untuk tetap selalu berhati-hati dalam berkomunikasi jangan sampai memberikan pesan atau kesan yang mengandung ujaran kebenciaan (hate speech) atau menyampaikan berita bohong “HOAX” karena nantinya dapat dituntut dan juga dilaporkan serta mendapat sanksi pidana sesuai UU ITE yang berlaku di wilayah hukum Indonesia.
“Kegiatan cangkrukan ini juga merupakan bagian dari pendekatan kita kepada masyarakat dalam menjaga kamtibmas bersama dan juga memberikan sedikit pesan kepada para generasi muda sehingga mereka mampu menjadi generasi muda yang berkualitas,” tambah Plt Kasubbbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno, S.H., M.H. (Samsuri)