Pakde Karwo : Kesejahteraan Masyarakat Berawal dari Perlayanan Publik yang Baik

Surabaya,  (Metrosoerya.net) – Hampir dua periode atau selama kurun waktu 10 tahun, Gubernur Jatim H Soekarwo memimpin Jawa Timur. Namun ia menjelaskan kunci suksesnya dalam menyejahterakan masyarakat atau warga Jatim. Jalan untuk menuju kesejahteraan masyarakat adalah melalui pelayanan publik yang baik.

“Salah satu jalan untuk menuju kesejahteraan masyarakat adalah melalui pelayanan publik yang baik,” kata Pakde Karwo saat acara Penganugerahan Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jatim dan Good Practices Awards Tahun 2018 di Surabaya, Senin (22/10) malam.

Acara penganugerahan juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Arief Budiman, dan Direktur Jawa Pos Leak Kustiya selaku inisiator kegiatan.

Pakde Karwo menuturkan, pemberian penghargaan oleh JPIP atau Jawa Pos Grup untuk sektor pemerintah dan swasta atas inovasi sektor pelayanan publik telah berjalan baik. “Sudah 16 tahun Jawa Pos menganugerahkan penghargaan pelayanan publik bagi pemerintah di Jawa Timur. Ke depan, saya sama Pak Mendagri harus merumuskan penghargaan yang diberikan pemerintah untuk Jawa Pos. Biar seimbang,” kelakarnya.

Ia menjelaskan singkat, intinya dirinya mengapresiasi Jawa Pos yang selama ini bekerjasama melayani kesejahteraan masyarakat dan publik. “Jawa Pos ini sembilan pokoknya sudah diambil atau sudah culup. Dan sejak 2002 sudah memikirkan kemajuan masyarakat Jawa Timur dengan memberikan penghargaan,” kata Pakde Karwo.

Menurutnya, Jawa Pos sudah berpikir bahwa jalan untuk menuju kesejahteraan masyarakat adalah dengan pelayanan publik yang baik. “Sebelum adanya UU Pelayanan Publik, Jawa Pos sudah mendesain tentang konsep pelayanan publik,” ungkapnya.

Jawa Pos, kata dia, juga telah mendorong berjalannya pemerintahan di seluruh Indonesia dengan menyumbangkan sebagian kekayaannnya baik intelektual, kepedulian terhadap kesejahteraan, serta proses pendidikan demokrasi terutama di Jatim. “Pertemanan kita dengan Jawa Pos sangat baik. Bila ingin demokrasi sangat baik maka Jawa Pos adalah kata kunci untuk memasarkan ide itu,” terangnya.

Mendagri RI, Tjahjo Kumolo mengatakan, otonomi daerah ditujukan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu, kata dia dapat dilakukan salah satunya melalui inovasi untuk kemaslahatan masyarakat dan daerah. “Seperti kata Bung Karno, pemimpin dimanapun bertugas harus punya impian dan imajinasi. Dimanapun kita memimpin harus punya impian, konsepsi dan semua yang diperbuat adalah untuk bangsa dan negara,” katanya.

Inovasi daerah, lanjutnya, merupakan bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dimana inovasi bisa merupakan usulan dari DPRD, kepala daerah, ASN maupun publik. Prinsip inovasi daerah diantaranya adalah efektif dan efisien, kualitas pelayanan, orientasi kepentingan umum, tidak ada konflik kepentingan dan memenuhi nilai kepatutan. (Rtyn Prima)