Satgas Divif 3 KOSTRAD Prioritaskan Dirikan Sekolah Darurat di Palu Barat

(Metrosoerya.net) – Satgas Yonif Para Raider 432 Kostrad dibawah pimpinan Mayor Inf Gustiawan Ferdianto, yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam Divif 3 Kostrad kembali prioritaskan untuk mendirikan tenda sekolah darurat di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu Sulteng, Selasa (23/10/18).

Salah satu kegiatan prioritas dalam masa tanggap darurat penanganan bencana alam Satuan Yonif Para Raider 432 Divif 3 Kostrad sebanyak 30 Personel yang dipimpin Letnan Dua Inf Nirwan adalah memastikan bahwa sekolah-sekolah sudah menjalankan aktivitas belajar mengajar meski penyelenggaraannya di tempat darurat.

Saat ini Satgas Yonif Para Raider 432 Divif 3 Kostrad melakukan berbagai terobosan agar kegiatan belajar mengajar di daerah terdampak gempa dan tsunami di Kota Palu segera pulih meski banyak sarana pendidikan yang rusak parah akibat bencana. “Alhamdulillah saat ini kami telah mendirikan sekolah darurat di dua tempat yakni di SD Inpres Perumnas Balaroa dan MIN 1 Kota Palu,” Kata Letnan Dua Inf Nirwan.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng telah mencatat di Kota Palu terdapat 328 sekolah rusak berat, salah satu cara yang di tempuh untuk segera mengfungsikan kembali kegiatan pendidikan adalah mencari dan mendirikan tenda untuk sekolah darurat, dengan prioritas daerah terjauh dan terparah terdampak bencana”, tambahnya.

Kepala Sekolah SD Inpres Perumnas Balaroa mengatakan, sejak bencana hingga kemarin, kegiatan belajar mengajar masih trauma melakukan aktivitas belajar mengajar di dalam kelas dan kantor. “Anak-anak di sini trauma sekali, mereka tidak berani masuk ke dalam rumah kalau tidak ditemani, Apalagi mau berlama-lama,” ungkap Kepala Sekolah SD Inpres.

Bahkan saking traumanya, kata Kepala Sekolah SD Inpres Perumnas Balaroa, anak-anak disana selalu kagetan dan histeris kala mendengar suara atau bunyi-bunyian yang menggelegar.

“Kalau mereka dengar suara benda jatuh seperti gelas, mereka langsung teriak-teriak ketakutan. Ada yang sampai lari bahkan teriak minta tolong,” tambahnya.

Kepala Sekolah SD Inpres Perumnas Balaroa juga mengungkapkan bahwa kami sangat berterima kasih atas semangat dan kepedulian bapak TNI untuk membantu mendirikan sekolah darurat. (Rtyn Prima/Yusuf Duta)