Kapolda Apresiasi Kinerja Polrestabes Surabaya Ungkap Peredaran Sabu 2,2 Kg

Surabaya,  (Metrosoerya.net) – Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, memberikan apresiasi pada Polrestabes Surabaya di bawah komando Kombes Pol Rudi Setiawan yang telah berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu 2,2 kilogram (Kg). Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolda dengan merilis langsung hasil ungkap di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (24/10/2018) sore.

“Ini menjadi keberhasilan bagi institusi Polri melalui Polrestabes Surabaya. Peredaran narkoba sabu ini melibatkan jaringan lapas di wilayah Madiun. Sudah delapan kali lolos dan kesembilan kalinya berhasil tertangkap berdasarkan informasi dan laporan masyarakat,” jelas Kapolda.

Ia menjelaskan, sindikat peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi ini berbeda karena menggunakan sistem ranjau. “Narkoba ini diedarkan dengan modus dikemas layaknya biskuit. Narkoba berbentuk kemasan biskuit tersebut diranjau di sejumlah toko roti dan restoran. Lalu pengiriman melalui ojek online,” ungkapnya.

Dari pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 2,2 Kg sabu dan 4.115 butir pil ekstasi dari tangan tersangka. Dalam sindikat ini, Timsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap satu tersangka yaitu Leonardo Cristian Tandojo (20) yang indekos di Jalan Petemon Surabaya.

Penangkapan itu dipimpin Katimsus Iptu Eko Julianto dan Wakatim Ipda Yudhy Triananta Saeful Mamma di Jalan Arjuno Surabaya pada Minggu (21/10/2018) lalu sekitar pukul 20.30 WIB. Saat penangkapan Timsus menyita 15 butir ekstasi warna hijau, 3 HP dan motor sarana tersangka. “Ekstasi itu dibawa tersangka dengan cara memasukkannya ke dalam kemasan  yang berbentuk seperti biskuit baru. Kemasan dibuka menggunakan silet lalu ditutup pakai dobel tape,” tuturnya.

Setelah itu, tersangka dibawa menuju lokasi kosnya di Jalan Petemon Surabaya. Dari lokasi kos, Timsus melakukan penggeledahan di setiap bagian kamar kos tersangka hingga diketahui tempatnya menyimpan sabu-sabu dan ekstasi yang diedarkannya.

Di dalam kamar kos tersangka itu akhirnya ditemukan barang bukti 1 bungkus plastik berisi sabu seberat 1,2 kg beserta bungkusnya serta 1 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 1 Kg beserta bungkusnya. Sehingga jika ditotal, sabu itu sebanyak 2,2 Kg.

Selain itu, Timsus juga mendapatkan 1 tas warna hitam yang didalamnya berisi 1 plastik klip besar berisi ekstasi dengan jumlah 1.800 butir serta 23 plastik klip yang ekstasi dengan jumlah 2.300 butir siap edar. Disita pula sebagai barang bukti, peralatan tersangka untuk mengemas narkoba dalam biskuit seperti sebuah alat pres besar, sebuah alat pres kecil dan lima unit HP serta sejumlah bungkus biskuit.

Selain hasil ungkap peredaran sabu dan ekstasi oleh Satreskoba Polrestabes Surabaya, Kapolda juga merilis pengungkapan peredaran sabu seberat 1 Kg. Hasil dari kinerja Ditresnarkoba Polda Jatim itu, polisi menangkap dua tersangka merupakan warga Serawak, Malaysia. (Red)