TNI dan Warga Desa Fatukoko Rampungkan Pengerjaan 13 Lantainisasi dan 9 Jamban Sehat

(Metrosoerya.net) – 11 hari pelaksanaan TMMD ke-103 di Desa Fatukoko, Kecamatan Mollo Utara, TNI dan masyarakat berhasil merampungkan pengerjaan lantainisasi sebanyak 13 unit dari target 15 unit.

Untuk jamban sehat, saat ini TNI dan masyarakat sudah merampungkan pembangunan 9 unit jamban sehat dari 15 unit yang menjadi target.

Sedangkan untuk pembukaan jalan baru yang menghubungkan dusun 1 dan dusun 2 sudah selesai dibuka dengan alat berat dan saat ini pada tahap penimbunan sertu.

Hal ini diungkapkan Dandim 1621/TTS Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo pada Jumat (26/10) di ruang kerjanya. Dandim memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Fatukoko dan anggota TNI yang sudah bekerja maksimal guna merampungkan empat program yang menjadi target dalam TMMD tahun ini.

Dirinya mengatakan, masyarakat Desa Fatukoko sebagai penerima manfaat sangat senang dan terbantu dengan program-program yang dikerjakan dalam TMMD.

Sasaran TMMD tahun ini dirasakan sangat bersentuhan langsung dengan masalah dan kebutuhan masyarakat Desa Fatukoko. Pembangunan lantainisasi dan jamban sehat menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan rumah layak huni.

Pembukaan akses jalan baru yang menghubungkan dusun 1 dan dusun 2 menjadi jawaban atas masalah ketiadaan akses jalan yang selama ini dirasakan warga dua dusun tersebut. Pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 1,5 Km akan menjawab kebutuhan air bersih warga masyarakat Desa Fatukoko.

“Apa yang kita kerjakan dalam TMMD tahun ini benar-benar bersentuhan langsung dengan persoalan dan kebutuhan masyarakat. Hal ini membuat masyarakat antusias untuk berpartisipasi dalam melaksanakan program TMMD. Kita berharap seluruh target kita akan rampung sesuai target waktu yang sudah kita tetapkan,” ungkap Dandim.

Selain pekerjaan fisik, dalam pelaksanaan TMMD juga dilaksanakan program-program non fisik seperti sosialisasi peternakan, pemutaran film bertema kepatriotan dan sosialisasi penguatan aparatur desa.

Sosialisasi peternakan dilakukan mengingat sebagian masyarakat Desa Fatukoko berprofesi sebagai peternak sehingga diharapkan dengan sosialisasi yang diberikan bisa membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan yang sedang digeluti.

Sosialisasi penguatan aparatur desa dengan menggandeng Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dimaksudkan agar aparat desa mengetahui fungsi dan tugasnya dengan baik. Sementara pemutaran film bertema patriotisme dilakukan untuk menanamkan semangat patriotisme untuk membelah NKRI.

“Kita berharapa apa yang kita kerjakan dalam TMMD di Desa Fatukoko, baik kegiatan fisik maupun non fisik harus membawa manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Rtyn Prima)