Pagelaran Wayang Kulit, Gubernur: Kebudayaan Membawa Kita Merasakan Kemanusiaan, Kepedulian  dan Cinta Kasih

Surabaya, (Metrosoerya.net) – Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo, secara resmi membuka acara Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat, (26/10/2018) malam. Pada kesempatan ini, Pakde Karwo menekankan kepedulian dan cinta kasih.

“Kebudayaan membawa kita merasakan kemanusiaan, kepedulian  dan cinta kasih terhadap lingkungan sekitar. Hal – hal seperti ini yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Pakde Karwo.

Ia menuturkan budaya dan seni dapat diibaratkan air jernih yang setia mengalir ke berbagai tempat dan selalu membersihkan kotoran – kotoran. Menurutnya, air tidak pernah memilih siapa yang akan dibersihkan dan tanpa meminta imbalan sedikitpun.

“Malam hari ini kita menyaksikan wayang kulit semalam suntuk untuk meresapi pesan budaya dari “Wahyu Katentreman”. Tentu banyak pelajaran dan inspirasi yang bisa diambil,” terangnya.

Lebih lanjut, Pakde Karwo menambahkan kondisi belakangan ini mulai tumbuh budaya tanding yang mengarah ke konflik terutama menjelang Pemilu. “Maka budayawan memiliki tugas mengembalikan harmoni dan sikap saling menghargai antar sesama tanpa melihat latarbelakang sebagaimana air jernih,” tandasnya.

Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dengan lakon “Wahyu Katentreman” ini digelar dalam rangka HUT Ke-33 Provinsi Jawa Timur. Sebagai dalang Ki Anom Suroto, Lawak Kirun dan Gareng serta Bintang Tamu Sinden Eka. Lebih dari 700 kursi yang disediakan panitia penuh dipadati para tamu undangan dan masyarakat. (Rtyn Prima)