Warga RT 09 RW 11 Sawotratap Peringati Maulid Nabi Dengan Sederhana

Sidoarjo – Metrosoerya.net – Meskipun di tengah pendemi warga Rt 09, Rw 1, Dusun Pager, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan Sidoarjo tetap memperingati lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW 1442 H. (Maulid Nabi). Namun demikian, peringatan kali ini dilakukan dengan cara sederhana tidak seperti tahun sebelumnya yang dilakukan secara besar dan meriah, Kamis malam (29/10/2020)

Bertempat di musholla Al Hikmah Rt 09, Rw 11, tetap menerapkan protokol kesehatan, tampak ratusan orang warga tersebut mengikuti hingga acara selesai. Meskipun peringatan itu terlihat sederhana namun tetap hikmah dan khusuk.

Peringatan itu bertujuan meneladani suri tauladan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peringatan tersebut adalah bukti nyata kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW guna mendapatkan syafa’at di hari kiamat nanti.

Setiap warga yang hadir mendapat satu kupon untuk mendapatkan hadiah doorprize berupa paket sembako dan perkakas dapur bagi yang beruntung. Disamping itu, setiap orang juga mendapat nasi kotak dan snack (jajan) yang digantung di bawah tenda dan teras musholla.

Acara maulid nabi diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan diteruskan dengan pembacaan Sholawat nabi yang dipimpin ustadz Aryo Suwito hingga selesai.

Sutar, takmir musholla Al Hikmah mengatakan, peringatan maulid nabi kali ini dilakukan secara sederhana mengingat kondisi pandemi.

“Alhamdulillah, peringatan maulid nabi 1442 Hijriah bisa terlaksana, meskipun dengan sederhana. Namun jangan dilihat dari besar atau kecilnya acara ini, tapi makna dan kandungan isi dari peringatan itu sendiri yakni bisa mencontoh suri tauladan yang diajarkan nabi dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” terang takmir yang familiar ini.

Sutar juga berharap virus korona cepat berlalu, sehingga untuk peringatan yang sama dapat dilaksanakan lebih besar dan meriah tanpa ada rasa was-was.

Salah satu warga juga mengapresiasi peringatan maulid nabi ini. Meskipun dalam keadaan pandemi peringatan ini tetap dilaksanakan. “Saya senang adanya peringatan ini, menunjukkan bahwa warga sangat cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dan saya juga berusaha semaksimal mungkin menerapkan ajaran nabi dalam berperilaku maupun yang lainnya.” Pungkas Agus. (yun)