Musdus Dusun Krajan Desa Klampokarum mengusung Metode Focus Group Discussion (FGD)

(Metrosoerya.net) – Lumajang, Kepala Desa Klampokarum tetap melaksanakan Musdus yang diwakili oleh Ketua LKMD walaupun semalam bersamaan dengan kegiatan Satgas Keamanan Desa (SKD) yang bertempat di Balai Desa Tukum yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Tekung, Kapolres Lumajang dan 5 (lima) perwakilan anggota SKD dari masing-masing Desa se-Kecamatan Tekung.

Musyawarah Dusun atau yang disingkat dengan MusDus dilakukan dalam rangka untuk menemukan/mengenali potensi dan peluang pendayagunaan sumber daya Desa, dan masalah yang dihadapi Desa.


Kegiatan Musdus dilakukan untuk menggali gagasan yang akan menjadi dasar bagi masyarakat dalam merumuskan usulan rencana kegiatan yang meliputi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Proses penggalian gagasan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat Desa sebagai sumber data dan informasi.

Metode yang dipakai dalam proses penggalian gagasan kali ini adalah dengan cara diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) yang mana alat yang digunakan adalah sketsa Desa dan pengelompokan bidang.

Metode FGD yang mengupayakan memakai dengan cara dan alat Sketsa Desa dan pengelompokan bidang tersebut di harapkan supaya masyarakat tidak akan kesulitan dalam proses diskusi.
Jika mengalami kesulitan dalam diskusi, Tim Penyusun RPJMDesa dapat menggunakan daftar pertanyaan kunci untuk memancing peserta dalam mengeluarkan pendapatnya.

Dari permasalahan dan juga potensi yang ada di desa, di harapkan bisa memberikan solusinya dan rencana program desa yang setidaknya bisa dapat mengatasi persoalan dibidang Ekonomi Sosial Budaya, Pendidikan dan Kesehatan serta di Bidang Infrastruktur Sarana dan Prasarana.

Dan, semua usulan masyarakat dalam Rekap Usulan Warga akan dibawa ke tingkat Desa (MUSDES) sebagai acuan dalam penyusunan Rancangan Program RPJM Desa dan RKP Desa.(Sahrul)