Ayuk…Donor Darah Jelang New Normal Dalam rangka Peringatan Hari Donor Darah Internasional 14 Juni

JEMBER–METROSOERYA.NET. Menjelang penerapan new normal di tengah pandemi Covid-19 relawan pendonor kian aktif bersedakah melalui kegiatan donor darah. Itu sekaligus dalam rangka memperingati World Blood Donor Day atau Hari Donor Darah Internasional yang jatuh tiap 14 Juni.

Tema peringatan Hari Donor Darah Internasional tahun ini adalah Safe Blood, Saves Life atau darah yang aman, selamatkan jiwa. PMI Kabupaten Jember bersama PMI Kabupaten/Kota lainnya diminta untuk tetap bersemangat menjalankan tugas pokok dan fungsi mengadakan kegiatan donor darah di tengah pandemi Covid-19.

PMI Pusat terus memberikan semangat kepada PMI Kabupaten/ Kota untuk tetap melanjutkan tugas menghimpun darah melalui donor darah sukarela. Ditengah pandemi Covid-19.

kami diminta tetap aktif mengelar donor darah dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu tetap menjaga jarak, pake masker, rutin cuci tangan dan juga selalu sedia hand sanitizer .”kata Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Zaenal Marzuki tak lupa menyamapaikan pesan Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla yang mengapresiasi kepada para relawan pendonor darah. “Kami dari PMI mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para relawan pendonor darah yang aktif untuk donor darah. Satu tetes darah Anda bisa menyelamatkan jiwa sesama manusia,” terang pengacara senior Jember tersebut.

Di tengah Pandemi Covid-19 ini, Zaenal Marzuki juga menghimbau kepada relawan pendonor atau relawan kemanusian di PMI untuk tetap menjaga kesehatan pribadi, keluarga dan lingkunganya. Agar hidup lebih baik dan sehat di tengah pandemi Covid-19.

“Agar kita juga terus memupuk semangat persaudaraan dan mempersatukan para relawan pendonor dengan tujuan meningkatkan kesehatan diri untuk motivasi terus berbagi kepada sesama,” terangnya.

Sedangkan PMI Kabupaten Jember sendiri, terus berupaya keras untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para relawan pendonor atau bagi pasien dan keluarganya yang membutuhkan darah. Serta menyediakan darah yang aman, cukup terjangkau, berkualitas dan berkelanjutan.”imbuhnya.(hermanto)