EKO FAJARIYANTO SEKDES/CARIK DESA SELODAKON KEC.TANGGUL KABUPATEN JEMBER DI DUGA TIPU WARGANYA

JEMBER – METRO SOERYA NET. ( 30 –07- 2020 ). MINI Warga Dusun krajan RT.002/RW.003 desa selodakon kecamatan tanggul kabupaten jember. diduga menjadi korban penipuan oleh eko hariyanto sekdes desa selodakaon kecamatan tanggul kabupaten jember, berawal saat pembuatan akta jual-beli tanah, sekitar pada 2 tahun 3 bulan yang lalu, MINI adalah putri dari bapak SUHAR MULYO yang bekerja di malaysia sebagai TKW. Dan pada saat pulang ke rumahnya di desa selodakon MINI membeli tanah pekarangan yang terletak di dusun krajan desa selodakon kec.tanggul Kabupaten Jember yaitu kepada ion anak dari seman atau disebut p. Lilik. Uang pembelian tanah pekarangan tersebut didapat MINI dari bekerja di negara malaysia.

Pada saat proses pembuatan akta jual beli dipercayakan kepada eko fajariyanto selaku sekdes desa selodakon. Dan segala berkas yang berkaitan dengan jual-beli tersebut, mulai penanda tanganan para kedua belah pihak antara pihak penjual dan pihak pembeli telah selesai dilaksanakan, berikut pengukurannya, yang juga dihadiri oleh para saksi-saksi yang ada, baik saksi kasun krajan maupun sekdes selodakon juga turut serta menyaksikan. Selesai pengukuran sekdes selodakan eko fajariyanto dan kasun krajan Suharto datang kerumah MINI Anak dari Suhar mulyo yang berada tak jauh dari lokasi tanah yang dibelinya, yaitu didusun krajan desa selodakon kecamatan tanggul kabupaten jember. dan pada saat itu disepakat bahwa biaya proses balik nama akta jual-beli tersebut sebesar Rp. 3.000.000.-selanjutnya pada saat itu juga telah dibayar lunas oleh MINI putri dari bapak Suhar mulyo. selanjutnya sekdes Selodakon Eko hariyanto berjanji bahwa proses tersebut bakal selesai dalam kurun waktu 15 hari atau paling lama satu bulan. Ditunggu oleh MINI kurang lebih 45 hari, masih tidak kunjung selesai, selanjutnya MINI kembali bekerja di luar negeri. MINI berpesan kepada orang tuanya Suhar mulyo agar menenyakan ke Eko Fajariyanto untuk segera menyelesaikan akta jual-beli tersebut. namun kenyataanya sampai saat ini, sudah kurang lebih 2 tahun 3 bulan masih belum terselesaikan. Orang tua mini Suhar Mulyo menuturkan kepada team metro soerya saat ditemui dirumahnya, mas saya selaku orang tua MINI sudah berkali-kali datang kerumahnya Pak Carik, kadang ke kantor Desa akan tetapi Eko Fajariyanto selalu janji dan janji, akan tetapi tidak pernah menepatinya hingga saat ini.
Kalo begitu kan sama saja sekdes/carik Desa Selodakon menipu anak saya MINI. Terus terang anak saya ingin memiliki tanah pekarangan sampai dibela belain kerja jauh /ke negara lain. Akan tetapi pada proses akta jual beli yang seharusnya sudah terselesaikan hingga kini masih belum. Suhar Mulyo juga menuturkan kepada Team Metro Soerya, kenapa ya mas , Eko Fajariyanto sudah jadi perangkat desa Sebagai carik / Sekdes kog tidak melayani rakyatnya. Ini kan mencederai bahkan memberikan contoh yang tidak baik khususnya kepada semua perangkat Desa Selodakon, seharusnya orang seperti Eko Fajariyanto tidak di jadikan Sekdes, dan kepala Desa Selodakon yang baru harus bisa dan berani memecatnya, agar desa Selodakon menjadi desa yang bersih ,jujur, dan tidak melakukan pelanggaran, sesuai janji politik yang digaungkan oleh kepala Desa terpilih yaitu bapk ROMLI, oh iya mas tutur Orang tua dari MINI Suhar mulyo melanjutkan penjelasannya,.bahwa Tetangga saya pernah balik nama akta jual-beli dalam satu bulan sudah bisa selesai, akan tetapi tidak melalui Eko Fajariyanto selaku Sekdes, akan tetapi diurus oleh kasie pemerintahan desa Selodakon.

Terakhir Dua bulan yang lalu saya temui Sekdes Selodakon Eko Fajariyanto di kantor Desa Selodakon dan menanyakan terkait akta-jual beli anak saya apa sudah selesai, saat itu Eko Fajariyanto selaku Sekdes berjanji lagi dan hari senin depan sudah selesai dan nanti biar diantarkan kerumah bapak Suhar mulyo Kata Eko Fajariyanto saat itu, Akan tetapi sampai berkali kali Jatuh di hari Senin masih tidak terselesaikan juga. Suhar mulyo juga mengatakan sampai bosan karena selalu Janji Jani kosong belaka untuk bisa menyelesaikan akta jual beli milik MINI anaknya tersebut.

Selanjutnya pihak keluarga dari MINI akan berencana untuk mengadukan ke pihak yang berwajib/polisi ,agar diproses secara hukum menurut perundang-undangan yang berlaku.dikarenakan hanya janji dan tak pernah menepati (Sahrowi effendi – Budi maulana )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *