Jalan rusak Desa Sumberharjo Sumberjo ditanami pohon pisang Oleh Warga

BOJONEGORO||METROSOERYA.NET.- Jalan poros Desa rusak di Desa Sumberharjo Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. ditanami warga setempat pohon pisang sebagai bentuk protes kepada pemerintah Desa (PEMDES) karena tidak kunjung ada perbaikan pada akses perlintasan tersebut.

“Satu batang pohon pisang nampak terlihat tepatnya di Dusun Ngapus Rt 04 Rw 02.Desa Sumberharjo dengan tinggi sekitar 1. meter sengaja ditanami di titik ruas Jalan poros Desa Sumberharjo Peninjauan sebagai bentuk protes karena kondisi jalan rusak dan berlubang tidak segera diperbaiki,” kata pagilanya sebut saja pung warga Kecamatan Sumberrejo pada Minggu ( 18/04/2021).

Menurut dia, tidak ada yang mengetahui siapa yang menanam pohon pisang di jalan tersebut, namun dapat dipastikan penanaman itu sebagai bentuk kekecewaan warga karena jalan rusak tidak diperbaiki.

“Pohon pisang muncul sejak Jumat ( 14/ 21) di badan jalan sehingga mengakibatkan warga bertanya tanya. Oknum masyarakat yang menanamnya pasti kecewa, sama seperti saya karena jalan ini tidak kunjung diperbaiki,” ujar pung.

Kondisi jalan rusak di lokasi ini dinilai berbahaya bagi keselamatan pengendara karena beberapa hari yang lalu pernah ada yang jatuh gara-gara melintas di titik berlubang.

“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki,” katanya.

Sementara itu , beberapa warga yang ada di lokasi jalan yang di tanami pohon pisang,Muji menambahkan akibat jalan rusak tersebut juga sangat meresahkan warga sekitar kususnya masarakat Dusun Ngapus dan juga Warga Dusun Gerowok Desa Sumberharjo,”

Menurut dia, penanaman ini sebagai aksi protes warga karena kesal jalan makin berlubang tidak ada upaya perbaikan dari pihak (PEMDES).

Namun ketika hujan Paving yang ditimbun tambah terbenam sehingga lubang makin dalam. Sekarang kondisi jalan seperti kubangan kerbau, ujarnya.

Sampai saat ini Kepala Desa (KADES) Sumberharjo Sujak belum bisa di Konfirmasi terkait adanya jalan Rusak di Desanya yang di tanami pohon pisan oleh warga.

Reporter: Yudi